Jumat, Desember 26, 2025
spot_img

PMI Pasang Sistem Peringatan Dini Banjir di Sungai Cisuda Sukabumi

SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat tengah melakukan kajian untuk memasang early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini banjir berupa Open River Cam di Sungai Cisuda, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Sungai Cisuda dipilih sebagai lokasi pertama karena wilayah ini kerap dilanda luapan air saat hujan deras.

PMI sebagai organisasi kemanusiaan menjadi pihak terdepan dalam proyek jangka pendek berbasis komunitas ini. Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo, menjelaskan bahwa Open River Cam merupakan jaringan kamera pemantau berbasis sumber terbuka dengan biaya rendah yang dipasang di titik-titik strategis sungai berisiko tinggi. Kamera ini berfungsi memantau ketinggian air, pola aliran, dan kondisi cuaca secara waktu nyata (real time).

“Ketika potensi banjir terdeteksi, sistem ini akan langsung memberikan peringatan dini. Warga di sekitar lokasi bisa segera melakukan langkah mitigasi dan evakuasi mandiri. Lokasinya di Sungai Cisuda, dengan pelaksana PMI Kota Sukabumi, dibantu PMI Pusat dan Palang Merah Amerika,” ujar Suranto di Balai Kota Sukabumi, Kamis (23/10/2025).

Suranto menambahkan, riset dan pembiayaan proyek ini sepenuhnya ditanggung oleh PMI Pusat dan American Red Cross National Headquarters (NHQ). Sementara itu, para relawan PMI Kota Sukabumi akan mendapatkan pelatihan khusus mengenai sistem Open River Cam dan proses pemasangannya.

“Kita bersyukur karena dipercaya melaksanakan riset dan pemasangan perdana sistem ini di Indonesia, dan Kota Sukabumi menjadi lokasi yang dipilih. Banyak daerah lain yang diusulkan, tapi akhirnya kita yang ditunjuk. Ini hasil kerja sama yang sangat baik, dan amanah ini akan kita jaga sebaik mungkin,” kata Suranto.

Kasi Sundawapan UPTD Cisadea–Cibareno Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Ana Purnama Sari, menilai inovasi PMI ini merupakan langkah nyata dalam mitigasi bencana akibat luapan sungai. Menurutnya, penempatan Open River Cam di Kota Sukabumi sangat tepat, mengingat wilayah ini beberapa kali mengalami banjir dalam beberapa tahun terakhir, terutama di aliran Sungai Cisuda.

“Ini inovasi yang sangat baik dari PMI dan patut diapresiasi. Dinas SDA Provinsi Jawa Barat tentu mendukung penuh, karena masih banyak sungai di Jawa Barat yang rawan banjir. Teknologi ini diharapkan bisa meminimalkan dampak bencana yang lebih besar,” jelas Ana.

Ana menambahkan, hasil pertemuan antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, PMI, Palang Merah Amerika, dan Pemkot Sukabumi menyimpulkan bahwa Sungai Cisuda dipilih karena pada tahun 2022 pernah terjadi banjir bandang yang menelan korban jiwa. Selain itu, sungai ini sering meluap saat hujan deras mengguyur kawasan sekitarnya.

“Salah satu yang paling sering meluap adalah Sungai Cisuda, dan beberapa kali menyebabkan banjir. Selain Cisuda, Sungai Cipelang juga termasuk daerah yang cukup rawan,” pungkasnya. (HH)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest Articles